Sabtu, 20 Oktober 2012

Masturbasi = Olahraga?

masturbasi, lelaki seksi, wanita seksi
Bagaimana bisa masturbasi disamakan dengan olahraga? Bukankah keduanya bertentangan? Ada yang bilang jika kita bermasturbasi maka daya tahan tubuh kita menjadi rendah. Tapi menurut penelitian disimpulkan bahwa masturbasi dapat memiliki manfaat yang sama dengan olahraga dalam bidang kesehatan. Meskipun tidak dianjurkan untuk menggantikan manfaat olahraga dengan masturbasi, tetapi kedua kegiatan tersebut memiliki manfaat yang sama.

Masturbasi memang tidak dianjurkan untuk kegiatan untuk menggantikan olahraga, apalagi masturbasi juga sangat peka dengan kontroversial mengenai kebugaran fisik. Namun setidaknya dalam beberapa hal yang menunjukkan kesamaan masturbasi dengan olahraga yang dapat dijelaskan secara ilmiah.
  • Menghasilkan kesenangan dan kepuasan
    Olahraga dapat meninggalkan perasaan puas dan bahkan gembira sesudahnya karena tubuh menghasilkan hormon endorfin yang berfungsi meningkatkan kesenangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat mengobati depresi, karena meningkatnya produksi neurotransmitter ini.

    Sedangkan ketika masturbasi, tubuh seseorang juga akan melepaskan sejumlah neurotransmitter yang sama, termasuk endorfin, yang membuat Anda merasa bahagia dan sensitif terhadap sentuhan. Hasilnya adalah perasaan kesenangan yang identik dengan perasaan setelah berolahraga dan kepuasan diri.


  • Menekan nafsu makan
    Olahraga juga dapat merangsang peningkatan kadar prolaktin dalam tubuh, yang dapat menekan nafsu makan sementara. Sementara selama masturbasi, gairah seksual dapat meningkatkan kadar prolaktin dan menyebabkan umpan balik hormonal yang dapat menghambat keinginan untuk makan.


  • Meredakan stres
    Olahraga dapat membantu menurunkan kadar hormon kortisol dalam tubuh yang merupakan bahan kimia yang berhubungan dengan stres. Seks dan masturbasi juga memiliki manfaat yang sama karena dapat menurunkan kortisol dan meredakan stres.


  • Membantu membakar kalori
    Meskipun masturbasi tidak mampu membakar kalori sebanyak aktivitas olahraga, tetapi kedua aktivitas tersebut sama-sama memproduksi keringat dan dapat mencapai tingkat energi yang memungkinkan untuk membakar kalori.


  • Membangun dan memperkuat otot
    Olahraga dapat membantu membangun otot, mempromosikan postur tubuh yang lebih baik, fleksibilitas meningkat dan gerakan badan menjadi lebih ringan. Olahraga sangat penting terutama untuk melatih sistem kardiovaskular dan serangkaian otot yang menjaga jantung.

    Masturbasi juga dapat memperkuat otot-otot panggul dan hati, karena intensitas stimulasi meningkatkan denyut jantung dengan cara yang mirip dengan olahraga, sehingga dapat mempromosikan kesehatan jantung.


  • Menghasilkan efek pembersihan tubuh
    Olahraga telah dikenal memberikan manfaat pembersihan tubuh dari racun dan pelepasan hormon penting untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Di lain pihak, masturbasi juga dapat membantu mencegah infeksi kandung kemih dengan membilas bakteri jahat dan meningkatkan bakteri baik.


Demikian pula, wanita yang masturbasi atau orgasme terbukti memiliki risiko kanker serviks dan diabetes tipe-2 yang lebih rendah.
Itulah tadi kesamaan dari olahraga dan masturbasi, anda tahu penyebab bokong menjadi lebar? Jika tidak bacalah ini.
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Masturbasi = Olahraga?
Ditulis Oleh Syahrizal Luthfi
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Masturbasi = Olahraga? ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar